Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Besarnya bahaya barang Syubhat, apalagi Haram

Gambar
Hindari yang Syubhat dan Haram . Sungguh banyak manfaat dan bahaya yang ditimbulkan dari apapun yang kita gunakan dan kita konsumsi. Barang haram misalnya, itu banyak sekali bahayanya. Dan telah yakini bersama bahwa setiap apa yang telah di taqdirkan atau di atur oleh Allah pasti ada bahayanya. Begitu pula sebaliknya, setiap perkara baik pasti banyak sekali manfaatnya, dan tidak mungkin Allah memerintahkan sesuatu terhadap hamba yang akan membahayakan hamba itu sendiri.  Segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Bukan hanya barang halal (yang di bolehkan) dan barang yang haram (di larang) saja yang terdapat manfaat dan bahaya, tapi yang di tengah-tengah antara halal dan haram pun ada pengaruhnya yaitu pengaruh jelek, jadi perlu kita hindari. Yang di tengah-tengah itu namanya barang Syubhat. Berikut ini terdapat kisah tentang bahaya barang syubhat yang telah di sebutkan dalam kitan An-Nawadir Hikayah 51 : Di ceritakan oleh Syekh Ibrahim bin Adham bahwa beliau sewak...

An Nawadir 52 Kisah Kyai Barseso

Gambar
An Nawadir 52 Kisah Kyai Barseso. Dulu di zaman Bani Israil ada seorang Kyai terkenal yang Ahli Ibadah bernama Barseso. Pada waktu itu seorang Raja di zaman kyai Barseso tersebut baru saja isyrinya melahirkan seorang anak perempuan, lalu sang raja berfikir sejenak untuk masa depan anak putri yang baru lahir itu, raja takut kalau anaknya ternodai oleh laki-laki hidung belang seperti banyak di zaman sekarang ini. Lalu sang raja menitipkan anak putrinya tadi sedari kecil ke Kyai Barseso untuk di didik menjadi baik, bahkan tidak satupun orang tahu bahwa dirumah Kyai tersebut ada putri raja. Hari berganti hari dan tahunpun berganti akhirnya sang putri sudah besar dan cantik. Lalu Kyai Barseso kedatangan tamu Setan bernama Abyadh yang menyamar menjadi orang tua dan membujuk sang Kyai untuk berbuat yang tidak pantas pada putri raja tersebut. Lama-lama hamil lah sang putri raja tadi. Ketika hamilnya mulai tampak, maka setan tadi datang lagi dan bilang pada sang Kyai "Kau itu s...