Postingan

Thoriq As Shodiq berserah pada taqdir

Gambar
An Nawadir 11 Thariq As-shadiq dikenal sebagai orang yang ahli berserah diri. Dijuluki demikian, karena suatu peristiwa yang terjadi padanya. Ia pernah terjatuh dalam sebuah sumur tua dan kala itu lewatlah sekelompok orang yang akan berangkat haji. Salah seorang dari kelompok itu kemudian berkata : “sebaiknya kita tutup lubang ini agar tidak ada orang yang terperosok kedalamnya”. Sekelompok orang itu tidak menyadari kalau Thariq ada didalamnya. Mandengar itu, Thariq as-shadiq tidaklah panik, lalu ia berkata dalam hati : “Kalau memang aku orang yang tulus, aku harus diam.”Maka Thariqpun diam saja. Orang-orang itu pun menutup lubang sumur, kemudian pergi. Dalam keadaan gelap gulita Thariq berada dalam sumur. Tiba-tiba Thariq menemukan 2 buah lentera, sehingga dengan kedua lentera itu ia dapat melihat sekeliling. Tak lama kemudian, ada seekor ular besar menuju kearahnya. Lalu ia pun berkata dalam hati, “ Saat ini, akan kelihatan apakah aku tergolong orang yang tulus atau pendu...

Keramatnya Uwais Al Qoroni

Gambar
An Nawadir 10 Diceritakan oleh seorang laki-laki bahwa : Ketika kami sedang berlayar bersama banyak para pedagang, pada saat itu kapal sedang diserang ombak besar dan angin yang sangat kencang hingga mengakibatkan seluruh isi kapal kacau. Pada saat yg sama tiba-tiba terlihat seseorang didalam kapal dengan tenangnya sambil selimutan dengan kain bulu domba. Ombak tiada henti-hentinya menyerang kapal, sampai banyak sekali air yang masuk ke dalam kapal hingga akhirnya para penumpang semakin ketakutan. Lalu laki-laki yg tenang tersebut keluar dari kapal dan shalat diatas air laut. Kita para penumpang lalu bertanya pada lelaki tsb "Hai Wali Allah, lihatlah keadaan kita !!!", tapi dia tidak menghiraukan sedikitpun. Lalu kita bilang lagi padanya "Sungguh demi dzat yang memberi kekuatan pada seluruh hambanya, tolonglah kami dan lihatlah kami...". Lalu dia menoleh dan berkata "kenapa kalian ini?", Tanya lelaki itu dengan tanpa rasa takut sedikitpun. Lalu...

Besarnya bahaya barang Syubhat, apalagi Haram

Gambar
Hindari yang Syubhat dan Haram . Sungguh banyak manfaat dan bahaya yang ditimbulkan dari apapun yang kita gunakan dan kita konsumsi. Barang haram misalnya, itu banyak sekali bahayanya. Dan telah yakini bersama bahwa setiap apa yang telah di taqdirkan atau di atur oleh Allah pasti ada bahayanya. Begitu pula sebaliknya, setiap perkara baik pasti banyak sekali manfaatnya, dan tidak mungkin Allah memerintahkan sesuatu terhadap hamba yang akan membahayakan hamba itu sendiri.  Segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Bukan hanya barang halal (yang di bolehkan) dan barang yang haram (di larang) saja yang terdapat manfaat dan bahaya, tapi yang di tengah-tengah antara halal dan haram pun ada pengaruhnya yaitu pengaruh jelek, jadi perlu kita hindari. Yang di tengah-tengah itu namanya barang Syubhat. Berikut ini terdapat kisah tentang bahaya barang syubhat yang telah di sebutkan dalam kitan An-Nawadir Hikayah 51 : Di ceritakan oleh Syekh Ibrahim bin Adham bahwa beliau sewak...

An Nawadir 52 Kisah Kyai Barseso

Gambar
An Nawadir 52 Kisah Kyai Barseso. Dulu di zaman Bani Israil ada seorang Kyai terkenal yang Ahli Ibadah bernama Barseso. Pada waktu itu seorang Raja di zaman kyai Barseso tersebut baru saja isyrinya melahirkan seorang anak perempuan, lalu sang raja berfikir sejenak untuk masa depan anak putri yang baru lahir itu, raja takut kalau anaknya ternodai oleh laki-laki hidung belang seperti banyak di zaman sekarang ini. Lalu sang raja menitipkan anak putrinya tadi sedari kecil ke Kyai Barseso untuk di didik menjadi baik, bahkan tidak satupun orang tahu bahwa dirumah Kyai tersebut ada putri raja. Hari berganti hari dan tahunpun berganti akhirnya sang putri sudah besar dan cantik. Lalu Kyai Barseso kedatangan tamu Setan bernama Abyadh yang menyamar menjadi orang tua dan membujuk sang Kyai untuk berbuat yang tidak pantas pada putri raja tersebut. Lama-lama hamil lah sang putri raja tadi. Ketika hamilnya mulai tampak, maka setan tadi datang lagi dan bilang pada sang Kyai "Kau itu s...

Kenapa berat beribadah?

Gambar
An Nawadir 46. Sebagai hamba manusia kita harus menyadari bahwa tidak ada tujuan lain dalam penciptaan kita semua melainkan hanya untuk beribadah kepada Allah sang pencipta segalanya. Menghamba sama dengan menyembah, artinya kita sebagai hamba-Nya sudah seharusnya kita harus menyambah-Nya, karena kita menyadari sebagai hamba yang dibuat oleh-Nya. Sering kali kita merasakan kepenatan, kemalasan dan padahal banyak sekali perkara penting yang belum kita kerjakan. Dan dari sua itu kita akan merasakan begitu kurangnya kita mendekat, begitu kurangnya kita berdo'a sampai suatu ketika kita terlilit oleh suatu masalah yang rumit. Memang begitulah hati (Qalbu yang artinya berbalik), hati kadang semangat berjama'ah, bersedekah tapi di lain waktu berbalik arah. Dalam kitab An Nawadir di sebutkan ada orang yang bernama  Abu Yazid Al Busthomi seorang ulama' Shufi dari Persia. Beliau telah sekian tahun lamanya beribadah tapi tidak merasakan nikmat dan puas sedikitpun sehingga...

Kaum Nabi Luth tak beraturan akhirnya di turuni siksa besar-besaran

Gambar
Nabi Luth adalah nabi yang hidup semasa dengan nabi Ibrahim. Hanya saja nabi ibrahim hidupnya di Mesir yaitu sebelah barat Palestina sedangkan nabi luth di Yordania yaitu sebelah timur palestina, tepatnya di daerah sodom daerah pegunungan di yordania. Nabi luth hidup di masa umat yang nakalnya luar biasa, hati dan fikirannya terbalik tidak normal seperti manusia biasa. Kesenangan atau syahwat mereka justru malah pada sesama laki-laki. Bukan hanya fikiran terbalik saja, tapi kelakuan sehari-haripun tanpa aturan dan hanya ingin menuruti kepinginannya saja seperti contoh membegal orang di jalan dan bahkan mereka punya tempat rapat khusus untuk membicarakan dan merencanakan perbuatan jahat mereka. Setiap kali di bilangi oleh nabi luth jawaban mereka malah "ayo kita usir saja dia ini dari sini". Walaupun beliau nabi luth selalu di kata-katai dan di musuhi oleh kaumnya akan tetapi beliau malah tambah semangat perjuangannya mensyi'arkan islam. Dan bahkan karena itu ...

Putra-putri Rasulullah Shallallaahu alaihi wasallam

Gambar
Pada zaman jahiliyah, kelahiran seorang bayi perempuan adalah lembaran hitam dalam kehidupan sepasang suami istri, bahkan merupakan lembaran hitam bagi keluarga dan kabilahnya. Kepercayaan masyarakat jahiliyah seperti itu mendorong mereka mengubur anak perempuan hidup-hidup karena takut cela dan aib. Penguburan anak perempuan tersebut dilakukan dengan cara yang sangat sadis tanpa ada rasa sayang dan belas kasih sama sekali. Anak perempuan tersebut dikubur hidup-hidup. Mereka melakukan perbuatan terkutuk itu dengan berbagai macam cara. Di antaranya, jika lahir seorang bayi perempuan, mereka sengaja membiarkan bayi itu hidup sampai berusia 6 tahun, kemudian si bapak berkata kepada ibu anak yang malang tersebut: "Dandanilah anak ini, sebab aku akan membawanya menemui paman-pamannya." Sementara si bapak telah menyiapkan lubang di tengah padang pasir yang sepi. Lalu dibawalah anak perempuannya itu menuju lubang tersebut. Sesampainya di sana si bapak berkata kepadanya: ...