Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Kenapa berat beribadah?

Gambar
An Nawadir 46. Sebagai hamba manusia kita harus menyadari bahwa tidak ada tujuan lain dalam penciptaan kita semua melainkan hanya untuk beribadah kepada Allah sang pencipta segalanya. Menghamba sama dengan menyembah, artinya kita sebagai hamba-Nya sudah seharusnya kita harus menyambah-Nya, karena kita menyadari sebagai hamba yang dibuat oleh-Nya. Sering kali kita merasakan kepenatan, kemalasan dan padahal banyak sekali perkara penting yang belum kita kerjakan. Dan dari sua itu kita akan merasakan begitu kurangnya kita mendekat, begitu kurangnya kita berdo'a sampai suatu ketika kita terlilit oleh suatu masalah yang rumit. Memang begitulah hati (Qalbu yang artinya berbalik), hati kadang semangat berjama'ah, bersedekah tapi di lain waktu berbalik arah. Dalam kitab An Nawadir di sebutkan ada orang yang bernama  Abu Yazid Al Busthomi seorang ulama' Shufi dari Persia. Beliau telah sekian tahun lamanya beribadah tapi tidak merasakan nikmat dan puas sedikitpun sehingga...

Kaum Nabi Luth tak beraturan akhirnya di turuni siksa besar-besaran

Gambar
Nabi Luth adalah nabi yang hidup semasa dengan nabi Ibrahim. Hanya saja nabi ibrahim hidupnya di Mesir yaitu sebelah barat Palestina sedangkan nabi luth di Yordania yaitu sebelah timur palestina, tepatnya di daerah sodom daerah pegunungan di yordania. Nabi luth hidup di masa umat yang nakalnya luar biasa, hati dan fikirannya terbalik tidak normal seperti manusia biasa. Kesenangan atau syahwat mereka justru malah pada sesama laki-laki. Bukan hanya fikiran terbalik saja, tapi kelakuan sehari-haripun tanpa aturan dan hanya ingin menuruti kepinginannya saja seperti contoh membegal orang di jalan dan bahkan mereka punya tempat rapat khusus untuk membicarakan dan merencanakan perbuatan jahat mereka. Setiap kali di bilangi oleh nabi luth jawaban mereka malah "ayo kita usir saja dia ini dari sini". Walaupun beliau nabi luth selalu di kata-katai dan di musuhi oleh kaumnya akan tetapi beliau malah tambah semangat perjuangannya mensyi'arkan islam. Dan bahkan karena itu ...

Putra-putri Rasulullah Shallallaahu alaihi wasallam

Gambar
Pada zaman jahiliyah, kelahiran seorang bayi perempuan adalah lembaran hitam dalam kehidupan sepasang suami istri, bahkan merupakan lembaran hitam bagi keluarga dan kabilahnya. Kepercayaan masyarakat jahiliyah seperti itu mendorong mereka mengubur anak perempuan hidup-hidup karena takut cela dan aib. Penguburan anak perempuan tersebut dilakukan dengan cara yang sangat sadis tanpa ada rasa sayang dan belas kasih sama sekali. Anak perempuan tersebut dikubur hidup-hidup. Mereka melakukan perbuatan terkutuk itu dengan berbagai macam cara. Di antaranya, jika lahir seorang bayi perempuan, mereka sengaja membiarkan bayi itu hidup sampai berusia 6 tahun, kemudian si bapak berkata kepada ibu anak yang malang tersebut: "Dandanilah anak ini, sebab aku akan membawanya menemui paman-pamannya." Sementara si bapak telah menyiapkan lubang di tengah padang pasir yang sepi. Lalu dibawalah anak perempuannya itu menuju lubang tersebut. Sesampainya di sana si bapak berkata kepadanya: ...

Syekh Nawawi Al Bantani

Gambar
Syekh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani adalah seorang ulama besar dari Indonesia yang pernah menduduki posisi sebagai salah satu Imam Besar di Masjidil Haram. Gelar Al-Bantani sendiri, dianugerahi kepadanya sebagai identitas atas asal tempat kelahirannya, yakni di Desa Padaleman, Kecamatan Tanara, Serang, Banten pada 1230 H/1813 M. Darah ulama Syekh Nawawi, ternyata diturunkan dari Ayahandanya, yakni Umar Syekh Arabi yang merupakan seorang ulama lokal. Sementara ibundanya, Zubaidah adalah seorang ibu rumah tangga. Beliau tumbuh bersama tujuh saudaranya. Syekh Nawawi sendiri, diketahui masih merupakan satu ikatan generasi dengan raja pertama Kesultanan Banten, yakni Sultan Maulana Hasanuddin, putra salah satu Wali Songo, yaitu Sunan Gunung Jati. Syekh Nawawi kecil pergi ke Arab Saudi saat umurnya masih 15 tahun. Di sana, dirinya melakukan ibadah haji dan juga menimba ilmu. Semakin dewasa, ilmunya yang makin bertambah digunakannya untuk mengajar di Masjidil Haram. Murid-mur...